What is that one thing you regret very badly and cannot change?
Gua punya banyak penyesalan. Mulai dari hal yang seharusnya gua tidak lakukan maupun dari hal yang seharusnya gua lakukan. Kalian mungkin pernah denger istilah “Lebih baik menyesal karena melakukan daripada tidak melakukan?”, tetapi di kasus gua, sejauh yang gua ingat, gua lebih nyaman dengan perasaan menyesal karena tidak melakukan daripada karena melakukan sesuatu. Tapi mau bagaimanapun, penyesalan tetaplah tidak menyenangkan.
Gua sering banget menyesali hal-hal yang udah gua lakukan. Kenapa gua begini? Kenapa gua begitu? Dan lain sebagainya. Tapi ya, begitulah hidup dan juga semua sudah berlalu, gaada yang bisa gua lakukan, ya namanya juga penyesalan.
Tapi kalau disuruh sebut satu yang paling berat, mungkin penyesalan karena tidak bisa mengendalikan emosi gua. Banyak hal yang gua sesali terjadi hanya karena ketidakmampuan gua untuk mengendalikan emosi gua dalam sepersekian waktu.
Karena hal tersebut, terkadang berakhir gua nyakitin diri gua sendiri atau bahkan nyakitin orang lain. Entah itu lewat perkataan ataupun perbuatan. Banyak hubungan yang udah terjalin sebelumnya harus berakhir tidak baik hanya karena momen beberapa saat itu gua kehilangan kendali atas diri gua sendiri.
Dan ya, hal yang udah terlewat ga bisa diubah. Pada akhirnya kejadian tersebut tetap terjadi. Rasa sakit yang ditinggalkan akan tetap ada dan membekas membentuk sesuatu yang bernama luka. Tidak ada yang bisa gua lakuin, bahkan mungkin ketika gua bisa balik ke masa lalu sekalipun, kemungkinan ga bakal bisa diubah.
Tapi dari sana gua belajar, dari sana gua berkembang, dan dari sana mungkin hubungan yang lebih kuat terbentuk. Gua ga bisa ubah kejadian yang udah lewat, tapi gua masih bisa ubah apa yang bakal terjadi kedepannya nanti. Untuk semua orang yang pernah gua sakiti karena ledakan emosi sesaat yang gua alami, lewat tulisan ini gua mau menyampaikan permintaan maaf yang terdalam. Dan itu juga hal yang ingin gua sampaikan, kepada diri gua sendiri di masa lalu.