Skip to content
Tulisan Rumi
Go back

Day 10 - 30 Day Writing Challenge

Write about a friend who never left your side

Jujur bingung ini harus tulis salah satu orang aja atau gimana, tapi gua bakal bahas dalam lingkup lebih besarnya saja. Gua udah ketemu dan kenal dengan banyak orang dengan berbagai kepribadian di hidup gua. Yang baik ada, yang selalu ceria ada, yang pesimis ada, yang pemarah ada, bahkan yang sinting dan layak masuk rumah sakit jiwa pun ada (kebanyakan sih yang terakhir).

Selalu ada cerita baru dan hal baru yang bisa gua pelajari dari orang-orang yang gua temui selama ini. Selalu saja ada cerita-cerita menarik tentang kisah hidup mereka selama ini dan juga selalu ada berbagai pelajaran yang gua dapatkan dengan berinteraksi dengan seseorang. Banyak yang meninggalkan kesan yang baik, tapi tidak sedikit juga yang meninggalkan kesan buruk.

Meski gua bukan pribadi yang sempurna, tapi ada beberapa orang di hidup gua yang memutuskan untuk tetap berteman dengan gua yang cukup sinting ini. Ada beberapa orang yang emang mau atau bahkan rela untuk direpotkan oleh gua, hanya karena sesimpel “kita kan temen”. Aneh emang, tapi ternyata memang ada orang-orang yang seperti itu di hidup gua.

Walau pertengkaran terkadang ga bisa dihindari, terkadang perasaan dan emosi lebih naik dan akhirnya jadi adu bacot, pada akhirnya, orang-orang ini yang nemenin gua ketika gua lagi ngerasa hampa ataupun ketika gua lagi gabut aja gitu. Orang-orang ini jadi tempat gua cerita berbagai hal yang mungkin emang ga bisa gua ceritain di tempat lain. Mereka jadi orang-orang yang ada di dalam memori yang akan gua ingat di masa tua nanti.

Tapi, seberapa dekatnya gua dengan seseorang sekali pun, pada akhirnya perpisahan pasti akan datang. “Semua orang ada masanya”, dan gua setuju dengan kalimat itu dan mulai berdamai dengan kenyataannya. Gaada yang abadi, meski begitu, setidaknya gua mau orang-orang yang udah mau berteman sama gua, merasa bahwa keputusan mereka bukanlah hal yang keliru. Bahkan ketika nanti gua dan mereka udah ga berada di jalan yang sama lagi, gua ga mau mereka menyesalinya. Atau mungkin saja kisah ini bisa diteruskan ke generasi seterusnya? Maybe the lore will continue.


Share this post:

Previous Post
Day 9 - 30 Day Writing Challenge
Next Post
Day 11 - 30 Day Writing Challenge